Parah, Balita Dorong Adik Ke Jalan Raya Malah Ibu Sibuk Ngefly!





Bisa jadi gangguan mental atau psikis yang terjadi pada anak-anak sebagian besar memang dipengaruhi dari situasi keluarga, kondisi psikis dan perilaku orang tua. Seperti, peristiwa menyedihkan yang di alami oleh ketiga anak yang sama-sama masih balita ini pada bulan Desember, akhir tahun lalu.

Kisah yang bisa bikin orang lain miris ini, pertama kalinya diceritakan oleh saksi atas insiden yang terjadi rumah tetangganya yang terletak di Kirkby, Liverpool, Inggris. Saksi yang bernama Angie Rowan ini awalnya mengetahui anak tetangganya yang berusia empat tahun terlihat sedang mendorong sebuah kereta bayi ke jalan raya di depan rumah. Sontak, ia pun tergerak untuk mengambil kereta bayi yang sudah terlanjur berada di tengah keramaian jalanan tersebut.

Rowan pun kaget ketika mendapati seorang bayi perempuan berusia kurang lebih satu tahunan ini menangis di dalam kereta bayi. Karena penasaran, ia segera mengecek rumah tetangganya dan ia kaget di dalam rumah yang tidak terkunci itu ia menemukan lagi kakak si bayi yang berusia dua tahun sedang berdiri dalam keadaan telanjang, seperti dilansir melalui Mirror.



Dalam keadaan menggigil, anak kecil tersebut dalam keadaan basah kuyup seperti habis diguyur dengan cairan urine. Saat itu, bocah tersebut hanya bisa mengatakan bahwa ia kedinginan. Sementara itu, kakak laki-laki yang diketahui mendorong kereta bayi adiknya itu mengganti baju tidurnya yang juga basah terkena cairan urine dan duduk termenung seolah tidak terjadi apa-apa. Melihat kondisinya semakin aneh, Rowan pun segera menghubungi nomor darurat.

Begitu polisi tiba dan memeriksa kondisi rumah tersebut, mereka menemukan bayi perempuan yang ada dalam kereta tersebut juga basah kuyup karena popoknya sudah lama tidak diganti. Dan ketika, polisi memeriksa sebuah kamar, diduga ibu dari ketiga anak tersebut sedang dalam kondisi tidak sadar di samping teman tidurnya terpengaruh minuman beralkohol dan obat-obatan terlarang.

Wanita yang berstatus sebagai seorang ibu ketiga anak ini diketahui bernama Eileen Chisnall (23) kini dituntut atas kelalaiannya dalam hal pola asuh anak. Dan ia akan menerima hukuman penjara selama 4 bulan, 18 bulan masa penangguhan dan harus membayar biaya tuntutan dan tambahan lainnya total sebesar 165 poundsterling (Rp 3,4 jutaan). Dengan kondisi tersebut ia bakal dipisahkan selamanya dengan ketiga anaknya yang akan diserahkan pada lembaga pelayanan sosial khusus anak milik pemerintah di Inggris. Nah, kalau sudah begini yang jadi korban juga anak-anak pada akhirnya. Bagaimana menurut kalian tentang peristiwa menyedihkan ini?